Wednesday, 4 July 2012

Mencintai dan Dicintai

Mencintai dan dicintai dua kata yang sering kita dengar...
Dan pengertiannya pun sangat mudah untuk dipahami...




Kita pasti menginginkan seseorang yang mencintai kita dan tentunya juga kita cintai, itu bisa dikatakan hal yang didambakan semua orang, dicintai oleh orang yang kita cintai...

Tapi apa yang akan terjadi bila kita mencintai seseorang tapi orang tersebut tidak mencintai kita, dan disaat yang sama ada orang lain yang mencintai kita dengan tulus.

Secara logika mungkin kita akan memilih orang yg mencintai kita karena resiko sakit hati itu lebih kecil dari pada terus menunggu orang yang kita cintai...

Tapi sadar ngga' sih secara ngga' langsung kita udah menyakiti orang yang mencintai kita dengan hanya menjadikannya pelarian. Sementara hati kita tetap mencintai orang yang kita cintai, karena melupakan orang yang kita cintai itu tidak semudah membalikkan telapak tangan... 

Dan sadar ngga sadar, kita akan terus menyakiti orang yang mencintai kita.

Kadang kita masih berpikir bahwa orang yang mencintai kita itu serba kurang dalam hal apa pun kalau dibandingkan dengan orang yang kita cintai...

Iya, ini membingungkan dan lumayan bikin galau... hihihi
Caranya ya cuma ada satu, yaitu memantapkan diri dan hati sama satu orang aja, kalau emang mau terus menunggu dan berjuang untuk mendapatkan cinta dari orang yang kita cintai, tinggalin orang yang mencintai kita...
Tapi kalau kita menginginkan tetap bersama orang yang mencintai kita, kita harus bisa melupakan orang yang kita cintai dan membuka hati untuk orang lain...


Pesan dari gue, semua yang gue tulis kali ini g kan mudah untuk dilakuin... 
Nulis saran lebih gampang daripada yang menjalankan... 
Teori lebih gampang dari pada praktek... hihihi ^_^V

Wednesday, 6 June 2012

Arti Kata-kata Cowok yang Cewek Harus Tau

Hai hai pembaca setia coretan g penting gue ini... 
Emmm, udah lama g posting nih, kangen kan pasti am coretan-coretan g jelas gue... #narsis dikit :P
Oke, kali ini aku mau ngebahas tentang arti kata-kata cowok...
Langsung aja kali ya.... CEKIDOOOTTT!!!!

BAHASA COWOK: ku telepon nanti
artinya: suatu saat di abad depan.

BAHASA COWOK: Aku perlu ruang
artinya: untuk cewek2nya yang Lain.

BAHASA COWOK: Gak ah, ntar aku dimarahin cowok kamu lagi
artinya: Uda punya cowok belom?

BAHASA COWOK: kita lihat saja akan kemana hubungan ini
artinya: sang cewek harus mundur dan sang cewek membuat sang cowok merasa terpaksa.

BAHASA COWOK: Hai, temanmu manis ya?
artinya: sang cowok menyukai temanmu dan sang cowok menggunakanmu untuk mendekatinya.

BAHASA COWOK: Jangan berlebihan
artinya: sang cowok tidak punya perasaan yang sama terhadapmu.
 
BAHASA COWOK: Aku tidak siap membangun hubungan ini
artinya: sang cowok tidak ingin menjalin hubungan denganmu.

BAHASA COWOK: Kita masih bisa berteman
artinya: ini sudah berakhir dan mungkin terakhir kalinya sang cewek bakaL melihat sang cowok.
 
BAHASA COWOK: apa sih yang ngga utk kamu?
ada dua kemungkinan: dia bener2 suka sama kamu atau dia playboy sejati
 
BAHASA COWOK:Lumayan lah
artinya: jelek banget!
 
BAHASA COWOK: Ketika cowok menangis dihadapanmu
artinya: dia benar2 sayang sama kamu
 
BAHASA COWOK: Ketika cowok sering melanggar aturan2 yang kamu buat
artinya: dia gak nyaman dikendalikan sama kamu
 
BAHASA COWOK: Ketika cowok cemburu
ada empat kemungkinan:
1. Dia bener sayang sama kamu dan takut kehilangan kamu.
2. Dia tipe posesif dan menguasai
3. Dia selingkuh dan gak mau di”saingi”
4. Dia punya trauma dalam yg mungkin gak pernah diceritakannya kepadamu
 
BAHASA COWOK: Ketika cowok diam membisu
artinya: dia benar2 marah sama kamu karena selama cowok masih “ngoceh” tandanya masih “1/2 marah” tapi kalau sdh diam, siap2 saja akan kemungkinan terburuk bagi hubungan kalian
 
BAHASA COWOK: Ketika cowok bercerita masa lalunya yang buruk
artinya: dia memberitahu kamu agar jangan melakukan hal yang sama
 
BAHASA COWOK: ketika cowok menghilang tiba dari “peredaran”,
artinya: dia ingin menjauh dari kamu karena satu dan lain hal karena: Lelaki kadang gak tega utk meninggalkan kalian, kadang krn hal2 yg kalian sendiri gak sadar. Kejar dia dan tanyakan sebabnya kenapa. Kalau dia gak jawab, berarti dia pengecut dan pantas ditinggalkan.
 
BAHASA COWOK: ketika cowok menatap dalam2 kematamu
artinya: dia sedang mencari2 jawab, apakah kalian benar2 cinta kepadanya atau hanya sebatas apakah
 
BAHASA COWOK: Sesekali kita harus keluar bersama
artinya: Aku takut kau akan berkata ‘tidak’ jika aku mengajakmu keluar
 
BAHASA COWOK: Ceritanya panjang
artinya: Ini kisah yang membuat saya terlihat buruk
 
BAHASA COWOK: Mengapa kau begitu emosional?
artinya: Mengapa kamu bertindak kekanak-kanakan?
 
BAHASA COWOK: Bukan itu maksudku
artinya: Saya memang serius mengatakannya, tapi setelah melihatmu marah, saya berharap tidak mengatakannya terlalu keras
 
BAHASA COWOK: Tidak apa-apa.
artinya: Saya merasa tidak baik, tapi saya tak berminat membahasnya
 
BAHASA COWOK: Bisakah kita bicara tentang ini nanti?
artinya: Saya tidak ingin membicarakan hal ini lagi
Nahhh segini dulu ya postingannya... Semoga bermanfaat :D

Wednesday, 18 April 2012

Another Day Without You

Hari ini kumulai semuanya dari awal lagi,
Membiasakan diri dengan kesendirian lagi,
Membiasakan diri dengan kehampaan lagi,
Membiasakan diri dengan ketidakpedulian orang-orang lagi...


G usah khawatir,
Aku udah terbiasa seperti ini
Aku udah terbiasa dengan kesendirian
Aku udah terbiasa dengan kehampaan
Aku udah terbiasa dengan kesepian

Sebelum kamu hadir dihidupku,
kesendirian..
kehampaan dan..
kesepian adalah teman terbaikku
Mereka adalah hal terindah yang aku punya...


Mungkin luka ini
g akan mudah sembuh
karena menusuk terlalu dalam...

tapi aku yakin
aku pasti bisa menahan luka ini
walaupun aku sendiri g tau sampai kapan...

Kamu g ada tau
segimana hancurnya hati aku
sampai kamu melihat sendiri kedalam mata aku...

Kalau kamu memang sayang
harusnya kamu tau apa yang aku rasain sekarang...




Hari ini,
g kan ada lagi senyum itu
g kan ada lagi tawa itu
g kan ada lagi kata sayang itu...

Dan besok,
g boleh ada lagi air mata itu
Kehidupan akan terus berjalan
dengan atau tanpamu...

iwed 17/04/2012

Dan Haripun Ikut Menangis

Dan haripun ikut menangis

melihat kepergianmu...

Dan haripun ikut menangis

melihat sekeping hati yang tersakiti...



Hujan ini mengisyaratkan keheninganku,

Keheninganku saat kubaca pesan itu,

Keheninganku saat perlahan luka itu semakin membesar,

Keheninganku saat kusadari kau benar-benar telah pergi...


Aku duduk disini,

Memandang tirai hujan

dengan sejuta kekacauan dihati,

Kata takkan mampu

mengartikan apa yang aku rasakan,

Hanya aku yang tau bagaimana sakitnya....

Wednesday, 28 March 2012

Saat Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Aku berharap pada seseorang yang tlah pergi,
Aku berharap kehadirannya,
Aku berharap kebaikannya,
Aku berharap perhatiannya...

Tapi..

Sering aku menangis karenanya,
Sering aku dikecewakannya,
Sering aku merasa disakiti olehnya...

Lalu…

Apakah dalam kecewa, dalam tangis dan dalam sakit itu ada kebahagiaan yang aku dapatkan?
Apakah dengan kekecewaan ini,
dengan tangis ini,
dengan perasaan sakit hati ini,
dia menjadi mencintaiku?

Mungkin jawabannya TIDAK

Jadi…
Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk pergi?
Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk menjauh?
Setidaknya aku pergi dari rasa kecewa ini…

Ya ini sangat sulit bagiku...



Tanpa kusadari…
Aku telah hanyut dalam harapan,
impian dan angan kosongku sendiri...

Sedikit kata darinya sudah membuat ku merasa diperhatikan
Sedikit senyum darinya sudah membuat aku berpikir dia peduli
Sedikit kabar darinya sudah membuat aku terlena, tak beranjak…

Ya… semua yg sedikit itu saja sudah membuat aku bahagia…

Yg sedikit bahkan semu, sudah membuat aku bertahan..
Untuk sesuatu yang KOSONG,
Untuk sesuatu yang tak pernah dia pikirkan
Untuk sesuatu yang bukan apa-apa untuknya
Dan esok, lusa, nanti ataupun detik yang akan datang…
Aku akan kecewa, menagis dan sakit hati lagi…

Ini saatnya aku melangkah…
Mendaki di terjal kehidupan dan mengalir bagai sungai
Tak kan bertahan untuk harapan yg tak pernah ada…
Tak kan menunggu hembus angin yang lalu…

Aku tak ingin terbangun dalam keadaan remuk

Selagi aku bisa berdiri…
Selagi airmataku belum habis
Selagi hatiku belum bernanah..
Biarlah sakitnya terasa hari ini..
Esok luka itu akan mengering

Biarlah dia menjadi bagian kenanganku
Tapi dia tak lagi menghancurkanku

Bahkan ketika aku pergi
Dia tak pernah menangisiku
Mungkin dia tak menyadarinya
Karena aku bukan yang diharapkannya
Aku bukan yang dipirkannya
Aku bukanlah apa-apa baginya

Biarlah airmata ini menetes sederasnya
Dan biarlah rasa sakit ini menghunjam dalam
Tapi untuk yang TERAKHIR kalinya….

Tuhan tidak menciptakan satu orang didunia ini..
Diluar sana masih banyak yang membutuhkanku..

Diriku kini hanya untuk mereka yang siap menerima cintaku..
Hanya untuk mereka yang lebih menghargai cintaku.

Saturday, 24 March 2012

Sometimes Love is an Art of Giving

Hari ini aku mau bahas tentang istilah "Sometimes love is an art of giving" atau bahasa Indonesianya "Kadang-kadang, cinta adalah seni memberi"...

Kalian percaya gak sama istilah.....
"Sometimes.... Love is an art of giving" yang mengacu kepada cinta yang tak kenal pamrih, atau bisa juga disimpulkan dengan cinta yang hanya ingin memberi tapi g memaksakan untuk diberi...

Mungkin orang yang seperti ini adalah orang yang hanya ingin orang yang dicintainya bahagia, walau g bersama.
Aku rasa disini nih mulai muncul istilah "cinta g harus memiliki"...

Kadang sering kali kita ngerasa bete bin kesel sama respon dari someone yang sangat kita harapkan. Pasti banyak yang ngerasa kaya' gitu..... betul.....??

Ya... ini sih salah satu konsep yang pernah aku baca di buku ESQ-nya Pak Ary Ginanjar Agustian. Beliau memperkenalkan konsep itu yang sebenarnya diturunkan dari sifat-sifat Allah (Asmaul Husna).
Mungkin ini salah satu alasan kenapa Allah tidak langsung saja menutup rejeki bagi orang jahat, toh mereka cuma bisa berbuat jahat....
buat apa sih hidup....
itu mungkin yang kita pikirkan....
Ini semua karena rasa cinta Allah yang mendahului murka-Nya.
Subhanallah....



Terus gimana turunan aplikasinya.......
Aku coba simpulin sendiri menurut pandangan sendiri dan keterbatasan ilmu yang aku miliki.
Jadi emang seharusnya cinta itu g kenal pamrih....
memang idealnya adalah bahwa cinta tidak menuntut balas.
Perkara bahwa jika ternyata kamu dan pasanganmu cocok (sama-sama berbalas).... aku rasa itu emang sudah diatur Yang diatas.

Intinya adalah jangan kesel melulu kalo seseorang yang kamu harapkan nyuekin kamu. Kalo kamu lagi ngerasa dicuekin, inget aja....
"Sometimes.... Love is an art of giving....."
Mungkin ini bisa sedikit nenangin hati kamu yang bete.
Percaya deh banyak kok yang senasib atau mungkin lebih parah daripada kamu.... Hehehe

Belajar dari pengalaman... :)

Friday, 23 March 2012

Renungan

Seorang anak bertengkar dengan ibunya dan meninggalkan rumah. Saat berjalan ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

Ia melewati sebuah kedai bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkok bakmi karena lapar. Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu bertanya "Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?"

"Ya, tetapi aku tidak membawa uang," jawab anak itu dengan malu-malu. "Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,"jawab si pemilik kedai.

Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulai berlinang. "Ada apa Nak?" Tanya si pemilik kedai. "Tidak apa-apa, aku hanya terharu karena seorang yg baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi tetapi ibuku sendiri setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah. Kau seorang yang baru kukenal tetapi begitu peduli padaku.

Pemilik kedai itu berkata "Nak, mengapa kau berpikir begitu? Renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi, nasi dll sampai kamu dewasa, harusnya kamu berterima kasih kepadanya.

Anak itu kaget mendengar hal tersebut. "Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu?
Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal aku begitu berterima kasih,
tetapi terhadap ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak peduli.

Anak itu segera menghabiskan bakminya lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang.


Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih & cemas. Ketika melihat anaknya, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Nak, kau sudah pulang, cepat masuk, aku telah menyiapkan makan malam."

Mendengar hal itu, si anak tidak dapat menahan tangisnya & ia menangis di hadapan ibunya.

Sekali waktu kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yg diberikannya pada kita.

Namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita sering lupa untuk berterima kasih.

Maafkan anakmu yang belum bisa membuat kalian bangga, maafkan anakmu yang selalu menyakiti hati kalian, maafkan anakmu yang belum bisa membahagiakan kaliam... Sampai kapanpun aku takkan pernah siap untuk kehilangan kalian.... 


Thursday, 22 March 2012

Tanpa Judul...


Aku terbaring disini,
menatap kosong pada langit-langit kamar...
Ada hal yang tak pernah bisa dijelaskan...
Ada luka yang tak pernah bisa terobati...

Aku terbaring disini,
menggenggam erat perih dihati...

aku tak tau...
berapa banyak waktu yang telah berlalu,
berapa banyak kata yang tlah terucap,
berapa banyak air mata yang tlah jatuh,
dan berapa banyak luka yang tlah tergores...

Yang aku tau...
Aku masih tetap berdiri disini..
Menggenggam hati yang tlah terluka...

Mungkin aku terlalu bodoh...
disakiti sesakit apapun,
aku masih bisa tersenyum untuknya...
aku masih terus memberi maaf untuknya...

Aku masih berdiri disini dan kan tetap disini...
menggenggam erat sekeping hati yang tlah tersakiti...
tak kan pernah ada yang bisa mengobati luka ini...

Monday, 12 March 2012

Kisah Kita D&D

Sebuah kisah kita yang berawal dari ketidaksengajaan, dan siapa sangka ketidak sengajaan itu menjadikan kita tak pernah bisa untuk meninggalkan apalagi melupakan...

LC salah satu jejaring sosial, waktu itu aku log in dengan nick name "Moccacino Forty", buka chatroom lagi asik-asik baca nama orang yang akan diajakin chat, tiba-tiba kamu negor aku.

"Hai, boleh minta moccacinonya g??", dengan cepat aku bales "nggak boleh".
"Yahh pelit tapi kenalan boleh kan??", balasmu saat itu.
"boleh.. hehe".
Obrolan kita berlanjut sampai saat kamu nanyain nick name "facebook' aku, dan disinilah semuanya berawal.

Waktu itu kamu bilang kamu udah nyari tapi g ketemu, berapa kali nyoba tapi tetep g bisa. Aku nyoba nyari fb kamu tapi juga g bisa... Sampai akhirnya aku log out LC.

Besoknya waktu buka fb, aku liat ada permintaan pertemanan, setelah aku liat trnyata itu kamu... Mulai saat itu kita selalu ngobrol, sampai akhirnya kamu percaya buat cerita am aku tentang hubungan kamu ama pacar kamu yang lagi g baik waktu itu. Tukeran no hp, dan udah pasti hubungan kita semakin dekat. Sampai akhirnya kamu putus dari pacar kamu, dan kita masih tetep berhubungan, ya udah bisa ditebak pada akhirnya aku ngerasa nyaman am kamu, dan kamu juga gitu, akhirnya kita jadian.

Awalnya semua biasa aja, g terlalu make hati dan perasaan karena kita terbatas ama jarak, tapi siapa sangka semakin lama rasa itu tumbuh juga.
Semakin lama semuanya semakin menyenangkan, sampai suatu hari hal yang menyakitkan itu pun datang, masalah terus datang sampai akhirnya kamu pergi, waktu itu rasanya menyakitkan itu pasti.
Aku jalani hari-hari ku sendiri, awalnya sedikit agak aneh tapi aku yakin aku bisa lupain kamu. Lima bulan berlalu luka itu masih terasa, aku putuskan untuk membuka hatiku untuknya orang yang baru aku kenal dari temanku. Hubungan kami g berjalan semulus yang dibayangkan, tiap hari bertengkar. Tiba-tiba pada suatu hari kamu sms aku nanyain kabar, aku seneng banget waktu itu.

Aku udah kasih tau kamu kalo ak udah punya pacar jadi g boleh sering-sering smsan, tapi pada kenyataannya aku lebih nyaman berhubungan ama kamu daripada ama dia. Lama kelamaan hubungan aku dan dia makin parah, sampai akhirnya aku putuskan tuk berpisah darinya.

Terus kamu dateng dengan rasa itu, rasa yang dulu udah kamu sia-siakan, aku diam bingung, aku g bisa bohong kalo aku belum bisa ngelupain kamu. Dan akhirnya kita pacaran lagi.
 Yaaa, semakin lama hubungan kita semakin baik, semakin bisa saling mengerti dan memahami. Dan akhirnya hari yang ditunggu pun datang juga, aku putuskan untuk pergi ke sana, ketempat kamu sayangnya g bisa langsung ketemu kamu karna kamu kerja.


Waktunya cuma satu minggu dan dari satu minggu itu cuma tiga hari kita bisa sama-sama. Tiga hari yang sangat berarti, tiga hari yang selalu aku inget setiap detik yang kita laluin sama-sama. Yahh akhirnya aku harus pulang, berat banget rasanya ninggalin kamu disini.

Kamu nganterin aku ke bandara, masih sempet ngobrol lama ama kamu. G rela, bener-bener g rela ninggalin kamu. Sampai akhirnya aku hampir berangkat, aku cium tangan kamu, lewatin petugas, dan setelah itu aku noleh lagi ke belakang cuma buat liat kamu, aku masih bisa liat kamu sebelum kamu hilang diantara orang-orang, aku berjalan pelan menuju ruang tunggu, g sadar airmata aku jatoh dengan sendirinya, aku sadar ada sesuatu yang sakit dibagian hati aku, sakit karna g bisa ada disamping kamu lagi, g bisa nemenin kamu lagi. Saat itu aku sadar aku terlalu sayang ama kamu dan aku rasa aku g kan pernah bisa ngelepas kamu. Aku mulai berpikir, suatu saat nanti kalau nyatanya kita g bisa sama-sama aku g kan pernah bisa ngelupain kamu, karna kamu udah punya tempat sendiri dihati aku.

Sesampainya dirumah, kurebahkan diriku, terus memikirkanmu, mengingat semua yang udah terjadi, dari awal aku kenal kamu sampai saat itu.

Ternyata semuanya semakin sulit dilalui saat kita udah pernah ketemu, hampir tiap hari berantem, bukan karena kita g saling sayang, tapi cuma karena keegoisan kita masing-masing.
Dan akhirnya hubungan kita kandas lagi, tapi kali ini rasanya lebih menyakitkan. Menyakitkan karna harus kehilangan orang yang selalu aku inget setiap pagi saat aku membuka mata. Dan setiap pagi pula aku merasakan sakit itu lebih dari saat-saat lainnya.

Lama g ada kabar, dan akhirnya aku tau kalo kamu udah punya pacar lagi, sedangkan aku... aku masih berdiam diri enggan untuk membuka hati untuk orang lain, karena apa, karena setiap aku ingin membuka hati untuk orang lain, perasaan aku selalu bilang kalo aku pasti bisa sama-sama kamu lagi, perasaan aku selalu bilang kalo kamu tuh orangnya, kamu orang yang akan nemenin aku sampai nanti saat aku menghembuskan nafas terakhirku.

Hubungan kamu am pacar kamu g pernah berlangsung lama. Sampai suatu hari kamu bilang kalo g ada yang bisa kya' aku, g ada yang bisa ngertiin kamu kya aku. Gitu juga aku, g ada yang bisa ngertiin aku kya' kamu, makanya aku g pernah ngebuka hati buat orang lain.

Hubungan kita sekarang, entah apa namanya dua orang yang saling menyayangi dan mencintai tapi g pacaran. Kita berdua sama-sama tau isi hati kita masing-masing, kadang aku berfikir kalo kamu t jodoh aku. hehe...

Karena sejauh apapun kita saling meninggalkan, sekuat apapun niat kita untuk saling melupakan, nyatanya kita g pernah mampu melawan perasaan kita untuk terus berhubungan.


Kita g pernah peduli tentang apa yang orang katakan tentang hubungan kita, dan mungkin orang yang baca tulisan aku ini juga akan berpikir bahwa hubungan kita cuma ada dalam cerita atau novel, atau mungkin mereka akan berpikir bahwa ini semua hanya karangan atau cerita fiksi hasil dari hayalan aku.
Tapi kita g peduli, karna yang ngejalanin kan kita bukan mereka.. :D

Kita g tau apa yang akan terjadi besok dan seterusnya, yang pasti aku selalu berharap kita kan terus bersama sampai hembusan nafas terakhir kita...
Ammiiinnn :)

Wednesday, 7 March 2012

Test Aplikasi Blogger-droid

Pagi pembaca setia coretan g penting saya.... :)

Oke....

Udah lama g coret-coret di blog  nih, pagi ini saya lagi ngetest aplikasi blogger di android...


Agak membingungkan awalnya, tapi setelah dipelajari akhirnya bisa digunakan dan tulisan ini adalah hasilnya... Hehehe


Ngetiknya jadi agak ribet karna saya g terbiasa dengan touchscreen... Saya harus menghapus berkali-kali karena salah ketik dll.... Fiuhhhhh.... :D


Semoga dengan adanya blogger-droid ini saya jadi lebih rajin ngepost diblog, karena biasanyakan selalu terbentur dengan alesan males buka laptop atau koneksi modem g baik....

Have fun ya..... :)


Published with Blogger-droid v2.0.4

Monday, 27 February 2012

Do'aku

Ya Allah,
Mungkin engkau tlah bosan mendengar do'aku ini...
Do'a yang selalu ku haturkan kepada-Mu tiap ku bersujud menghadap-Mu...
Tapi aku tak pernah bosan berdo'a kepada-Mu...

Ya Allah,
Kumohon lindungi dia dimanapun dia saat ini...
Kumohon tunjukkan jalan yang benar untuknya...
Kumohon berikanlah kesehatan untuknya...




Ya Allah,
Hanya engkau yang mengetahui seberapa besar rasaku kepadanya...
Hanya kau yang mengetahui seberapa besar inginku tuk bersamanya...
Dan hanya kau pula yang mengetahui bagaimana rasanya kepadaku...

Ya Allah,
Meski kami tak lagi bersama,
Aku selalu berharap agar kami masih bisa bersama suatu saat nanti...
Kumohon izinkan kami bersama ya Allah...

Ya Allah,
Jika kami tidak berjodoh...
Maka bantulah akuuntuk melepasnya dengan keikhlasanku...


Amiinn.. :)

Wednesday, 15 February 2012

Jodohku


Wahai jodohku,
saat ini langit diselimuti awan gelap yang diiringi rintik air hujan...
rintik air hujan yang selalu membuatku memikirkanmu...
rintik air hujan yang selalu membuatku ingin segera bertemu denganmu...
agar awan gelap tak lagi menutupi langit yang cerah...

Wahai jodohku,
aku sangat ingin bertemu denganmu...
aku sangat ingin berada disisimu..
menemanimu saat kau merasa sepi...
membantumu tuk bangkit disaat kau terjatuh oleh kerasnya kehidupan...

Wahai jodohku,
aku sangat ingin berjumpa denganmu...
aku sangat ingin kau berada disisiku...
menemaniku disaatku merasa sepi...
membantuku tuk bangkit disaat ku terjatuh oleh kerasnya kehidupan...

dan apabila suatu saat nanti kita berdua sama-sama terjatuh...
maka kita akan saling menopang,
untuk bangkit melawan kerasnya kehidupan bersama-sama...


Wahai jodohku,
aku tak pernah tau,
apakah kita pernah bertemu ataukah tidak pernah bertemu sebelumny...
aku tak pernah tau,
siapa kamu dan bagaimana kamu saat ini...
tapi aku selalu berharap
aku bisa mengetahui siapa kamu dan dimana kamu saat ini...



wahai jodohku,
siapapun kamu dan dimanapun kamu saat ini...

aku selalu berdo'a agar kau baik-baik saja disana...
aku selalu berharap bahwa kau selalu merindukanku,
seperti aku disini yang selalu merindukanmu...

Wednesday, 1 February 2012

Hubungan Jarak Jauh (Long Distance Relationship)

Kali ini aku mau bahas tentang Hubungan Jarak Jauh atau Long Distance Relationship yang biasa kita singkat LDR.

Aku yakin diantara kalian pasti ada yang lagi ngejalanin hubungan jarak jauh. :)

Setiap orang punya pandangan sendiri tentang hubungan jarak jauh ini. Entah itu awalnya g LDR'an tapi karena alasan lain jadi terpaksa deh LDR'an, atau emang dari awal udah LDR'an alias g pernah ketemu sebelumnya, paling ketemu di jejaring sosial kya facebook, twitter dll gitu.

Nahh, kemarin aku udah nanya-nanya atau bahasa kerennya mewawancarai (jiellaahh "wawancara") beberapa orang temen gimana pandangan mereka tentang LDR ini.
Ada yang setuju dan ada juga yang g setuju, yahh setiap suatu masalah pasti ada pro dan kontranya kan??

Kira-kira gini nih isi tanya jawab aku ama dua orang temen aku, yang satu lagi ngejalanin LDR'an atau LDRlovers (LDRlovers itu istilah baru yang aku ciptain sendiri :D), dan yang satunya "mantan" LDRlovers.

A : Aku
P : LDRlovers

A: Menurut kamu perlu g sih LDR itu dijalanin?
P: LDR itu sikap yang perlu diambil bila kita menjalani sebuah hubungan namun terpisah jarak dan waktu. (setuju :))

A : Sekarang kan banyak tuh anak muda yang pacaran lewat jejaring sosial, padahal mereka g pernah saling ketemu secara langsung, pendapat kamu gimana?
P : Ada yang bilang cinta itu buta kan? Namanya cinta itu g kenal tempat, kalo saling serius satu sama lain g masalah kok mau gimana aja caranya. (tetep aja aneh -_-)

A: Ok, Gimana nih tentang godaan selama ngenjalanin LDR?, misalnya nih iri liat temen yang gak LDR'an ama pacarnya bisa ketemu kapan aja, maen bareng, nonton bareng, atau mungkin godaan dari orang ketiga?
P: Harusnya sih orang yang ngenjalanin LDR tuh udah siap dengan semua tantangan dan godaannya. (Tetep aja g semudah itu :p)

A: Sekarang gimana nih caranya ngatasin kejenuhan selamaLDR'an?
P: Gampang kok, komunikasi udah semakin maju, misalnya nih webcam'an pake skype, telfonan tiap malem, jenuh itu dateng dari rasa keragu-raguan, kalo aku sih udah siap dan percaya ama hubungan ini. (kalo lagi g punya duit gimana ya? -_-a)

A: Nah kalo seandainya nih kita udah serius banget dan udah percaya ama hubungan ini, tapi g taunya pasangan kita yang bikin masalah dengan selingkuh misalnya?? jadi hubungan kita putus alias berakhir.
P: Kalau kita udah usaha semaksimal mungkin menjalaninya, kita udah siap menerima apapun yang akan terjadi nantinya. Jodoh ditangan Tuhan kita hanya wajib berusaha  dan yang penting kita harus berhati-hati untuk cari orang yang bener-bener serius. (Hati-hati g da gunanya kalo cinta udah bicara)



Oke, segitu aja wawancaranya ama LDRlovers, nah sekarang kita lanjut ke yang "mantan" LDRlovers... cekidootttt... :D

A: Aku
K: "mantan" LDRlovers

A: Apa pendapat kamu tentang LDR?
K: LDR?? hmm... nyesekkin, capek dan cukup mengenyangkan...

A: Mengenyangkan?? maksudnya? Intinya kamu setuju g sih ama LDR'an?
K: Ya kenyang makan rindu... Setujulah, tapi g setuju banget sih, tapi intinya setuju  #halah (Dasar g punya pendirian :p)

A: Pernah LDR'an gak?
K: Pernah banget, makanya aku berani jawab soalnya udah pernah ngalamin.

A: Putus gara-gara apa?
K: Ya macem-macem sih, mulai dari curiga satu sama lain, g kuat kalo kelamaan jarang ketemu dan pasti berat dipulsa... (g modal :D)

A: Sekarang kan banyak tuh anak muda yang pacaran lewat jejaring sosial, padahal mereka g pernah saling ketemu secara langsung, pendapat kamu gimana?
K: Ya semua itu sah-sah aja, itu hak mereka kok.

A: Kalo seandainya g bisa ketemuan gimana? masa pacaran didunia maya sampai tua?
K: Nah, itu kan cuma didunia maya, kalo misal g mungkin ketemu udah pasti hubungannya bakal gagal. Kalo mau tanya pendapatku tentang hal kya gini kujawab g bakal setuju kalo pacaran didunia maya.

A: Ada yang bilang lebih baik jomblo dari pada LDRan, menurut kamu gimana?
K: Setuju banget tuh, kalo LDRan rasanya tuh sama aja kya' jomblo, beda status hubungan doang di pesbuk. hahaha

CUKSEKSIH (Cukup Sekian dan Terimakasih)

Eeehhh, biasanya kan wawancara itu pertanyaan yang sama diajuin am dua orang yang berbeda ya?? ini kok pertanyaannya g ada yang sama sih. -_-a

Udahh g usah dibahas, yang penting wawancaranya SELESAAAIII :D

Sekarang giliran pendapat aku sendiri nih tentang LDR, masa minta pendapat orang lain mulu', pendapat diri sendiri dong nanti dikira miskin ide lagi... hehehe

Menurut aku sendiri sih LDR itu boleh-boleh aja, sah-sah aja kok buat orang yang mau ngejalanin dan siap ngejalanin, ya siap ngejalanin n siap dengan segala resiko yang akan terjadi pastinya. 

Disini aku punya tips buat yang lagi LDR'an dan yang baru mau LDRan.
Yang dibutuhin dalam hubungan LDR itu sendiri anatara lain:

~ Kepercayaan yang lebih karena dalam hubungan apapun kepercayaan itu sangat dibutuhkan, apa lagi di dalam hubungan jarak jauh, karna hubungan tanpa kepercayaan tuh g ada gunanya. Dan dengan adanya kepercayaan terhadap pasangan kita, maka kita tidak akan khawatir dia bakal selingkuh atau mencari pria/wanita lain. Kita percaya dia bisa menjaga diri. Percaya bahwa cintanya pada kita tidak akan berubah. Masalahnya, banyak orang meragukan pasangannya setelah lama tidak bertemu. Mereka meragukan cinta sang pacar. Mereka meragukan masa depan hubungan tersebut. Akibatnya, hubungan tersebut benar-benar hancur karena tidak adanya kepercayaan.

~ Tekad
   Pernahkah kamu mendengar bahwa tekad yang kuat dapat memindahkan gunung? 
Kalau gunung saja bisa dipindahkan, apa susahnya merawat sebuah hubungan? 
Dengan adanya tekad untuk memelihara hubungan jarak jauh tersebut, kamu dapat mengatasi rintangan apapun. Terkadang akan muncul masalah yang sepertinya akan lebih mudah untuk putus dan mencari pacar baru. Di sinilah tekadmu diuji, dan sayangnya, sebagian besar orang tidak memiliki tekad yang cukup kuat untuk meneruskan hubungan.

~ Komunikasi
Yapp, ini adalah salah satu hal penting dalam hubungan jarak jauh.
Komunikasi yang baik adalah kunci dari suatu hubungan. Dengan perkembangan teknologi sekarang, kitabisa mengefektifkan komunikasi dengan memaksimalkan fungsi telepon, email, skype, jejaring sosial, hingga instant messengers.
Dengan komunikasi tentunya kita bisa tau pasangan kita sedang apa dan dimana (lirik lagu lagi >.<).  
~ Tentukan Tujuan
Buat tujuan yang jelas jadi kita udah tau sejak awal mau di bawa kemana hubungan kita(kya lirik lagu -_-) . Keseriusan kita dalam menjalin hubungan dapat menentukan arah yang akan kita tuju. Kalau ini adalah hubungan yang serius berarti kamu dan pasanganmu harus harus sama-sama berikrar untuk menjadi pasangan yang setia. Tapi kalau hubungan ini hanya main-main, berarti kamu hanya sedang membuang -buang waktu.

Oke segitu aja dulu tips LDR dari aku, sebenarnya masih banyak yang bisa kita lakuin supaya hubungan LDRan kita awet, tapi aku rasa intinya aja udah cukup, kalo yang lain akan berjalan seiring dengan yang lain. :)

Thursday, 26 January 2012

Kugantungkan Harapanku Padanya

Kubuka mataku perlahan, setengah sadar aku bangun dari tempat tidurku karena kegaduhan dari luar, seseorang tengah menggedor pintu kamarku, kulirik jam weker dimeja sebelah tempat tidurku jam 00.01 pagi, aku menyumpah dalam hati siapa yang bertamu jam segini.

Aku berjalan gontai menuju pintu dengan perasaan sedikit kesal, saat ku buka pintu tiba-tiba beberapa orang langsung memelukku dan bersorak, dan kemudian nyanyian Happy Birthday pun bergema dikamarku.

Aku mulai menyadari ternyata mereka yang dari tadi menggedor pintu kamarku. 
Satu persatu dari mereka mengucapkan selamat ulang tahun untukku, dari mulai keluarga dan sahabat-sahabatku.
Aku berusaha melihat kalender di meja, nah kini aku sadar betul ternyata hari ini ulang tahunku yang ke 21 tahun.

"Ayo na, make a wish dulu dong", ucap sahabat ku.
Aku menutup mataku dan mulai berdo'a untuk keselamatan ku dan orang-orang yang aku cintai dan mencintaiku dan semoga aku bisa bangkit dari keterpurukanku.
"Udahhh, makasih ya semuanya", jawabku sedikit terharu.

Hmm, ternyata masih ada ya yang ingat ulang taun ku, padahal aku sendiri selalu berusaha melupakannya.

Aku diajak keluar rumah oleh sahabat-sahabatku, disinilah pembantaian terhadapku dimulai. entah apa yang disiram oleh sahabatku ketubuhku ini, baunya sangat memuakkan, n membuatku ingin muntah, 21 tahun acara ultah masih aja seperti acara ultah ABG.
Setelah mereka puas aku pun segera mandi, selesai mendi kulihat mereka telah duduk rapi dimeja makan rumahku dengan makanan yang telah disiapkan oleh mama ku. Ternyata mereka telah bersekongkol, pantas aja mereka bisa masuk rumah jam segini.
Begitu aku sampai dimeja makan mama langsung mengucapkan selamat ulang tahun n mencium keningku.
Rasanya seperti kembali anak-anak. hehe

Setelah acara selesai dan teman-temanku kembali kerumah masing-masing aku masuk kedalam kamar, kuambil telfon genggamku dan kulihat ada beberapa pesan singkat yang belum dibaca, yah sudah bisa ditebak isinya adalah ucapan selamat ulang tahun dari teman-temanku yang tidak bisa dateng tadi, dan satu pesan terakhir dari Ricky, salah satu teman pencinta alamku.
Ku baca pesannya, isinya biasa saja, hanya ucapan dan do'a untukku kubalas pesannya dan mengucapkan terima kasih atas ucapan dan do'anya.

Aku berjalan kesisi jendela kamarku, menatap langit yang masih gelap, teringat dengan senyumnya, senyum seseorang yang tlah pergi meninggalkanku dalam keterpurukan yang menyakitkan ini, aku masih terus disini terus dalam keterpurukan ini, tak pernah berusaha untuk bangkit, seolah aku tlah terlanjur mencintai keterpurukanku ini. 

Teman-temanku selalu memberikanku semangat untuk bangkit, tapi ntah kenapa semakin aku berusaha bangkit, maka akan semakin menyakitkan rasa itu.

Kuputuskan untuk tidak tidur sampai pagi datang, sampai matahari memancarkan sinar indahnya, hari ini adalah tahun kedua aku tak bersamanya, tak bersama cinta yang dulu hadir dihidupku, cerita indah yang dulu dirajut kini hanya tinggal sebuah kenangan yang menyisakan kepahitan dan luka membusuk yang tidak bisa sembuh.

Aku terus berdiri disini sampai seseorang masuk ke kamarku yang tak ku kunci.
"kamu g tidur na?", tanyanya.
Aku menoleh, ternyata itu Dion sepupuku yang kebetulan menginap dirumahku malam ini.
"belum", jawabku singkat.
"kenapa? kamu masih ingat am dia?", tanyanya lagi
Aku hanya menjawab pertanyaannya dengan sebuah senyuman pahit.

"Luna..luna, mau sampai kapan sih kamu terus terpuruk kya' gini?",
"kamu g kan ngerti ama apa yang aku rasain", jawabku
"aku ngerti na aku udah pernah ngerasain waktu aku kehilangan Arin, tapi aku bisa bangkit aku bisa ngebuka hati aku buat orang lain, sampai kapan kamu mau kya gini?"
"sampai ada seseorang yang bisa ngehapus rasa sakit hati aku ini", jawabku pelan
"itu g akan terjadi kalo kamu g mau ngebuka hati kamu untuk orang lain luna".

Aku hanya diam menatap lagit yang mulai terang, tanpa kusadari Dion tlah meninggalkanku sendiri dengan lamunanku.
Aku tersadar oleh suara telfon genggamku yang mulai berdering, ku lihat layar telfon genggamku.
"Ricky??",desisku.
Lalu kuangkat telfonnya.
"Halo"
"Hallo na,dimana?", jawabnya dari sana.
"Masih dirumah, ada apa ky?"
"Udah jam 7 nih, kamu g ke kampus?", tanyanya
"Loh, kan masih liburan semester, ngapain ke kampus?"
"Nah ini nih, pasti kamu lupa deh, hari ini kan kita mau ada acara bakti sosial dengan bersihin kali, kamu lupa?"
"Ya ampun, aku lupa ky, yah gimana dong nih, kya nya g keburu deh kalo aku ke kampus sekarang"
"Gini deh sekarang teman-teman kita udah di jalan dari kampus ke kali, aku juga skarang lagi dijalan, kalo kamu mau aku jemput kamu dulu, nanti kita langsung ke kali, gimana?"
"emm, boleh sih, tapi g ngerepotin kan?"
"ngga' kok na, ya udah kamu siap-siap aja dulu, sampai ketemu nanti ya"
"iya, makasih ya ky, bye"
"bye"

Langsung kututup telfon ku bergegas siap-siap dan menunggu Ricky datang, 15 menit setelah itu Ricky telah sampai didepan rumah, lalu kami pergi bersama-sama.

Disepanjang perjalanan kami hanya diam sambil menatap jalan berharap cepat sampai ke tempat bakti sosial dilakukan, sesampainya disana beberapa teman telah datang.
Aku bergegas turun dari motor Ricky dan menghampiri teman-teman yang udah ada disana.
"Yang lain mana din?", ucapku membuka pembicaraan.
"Masih dijalan paling bentar lagi nyampe na, kamu dari mana kok baru nyampe?", tanya Dina
"Aku dari rumah, maaf ya agak telat soalnya tadi ada urusan", jawab ku sambil nyengir. Aku menoleh ke Ricky dia hanya senyum-senyum mendengar penjelasanku ke Dina. Aku memberikan isyarat agar dia tidak senyum-senyum, karena takut Dina menyadari kalo aku berbohong.
Setelah semua datang kegiatannya pun kami mulai.
Selama kegiatan berlangsung aku tak melihat Ricky, mungkin dia ke tempat lain.

Sekarang udah jam 11 siang, matahari sudah tinggi n membuat semuanya kelelahan, acara selesai setelah sholat dzuhur karena kami akan makan siang bersama setelah itu baru deh pulang ke rumah masing-masing.
Jam setengah 12 semuanya naik kedaratan, sebagian istirahat dan sebagian lagi siap-siap sholat dzuhur.

Setelah yang sholat selesai, kami makan siang.
Setelah itu kami pulang kerumah masing-masing.
Aku berjalan menuju halte terdekat karena aku g bawa kendaraan sendiri, ditengah jalan aku ketemu dengan Ricky.
"hai na, ngapain pulang sendiri"
"Loh trus mau pulang am siapa? masa iya rame-rame?, lagiankan arah pulang aku emng berlawanan arah ama yang laen, kamu ngapain lewat sini? bukannya rumah kamu bukan lewat sini?"
"g apa-apa, aku cuma mau ke toko buku sebentar, kamu mau ikut g?", ajaknya
"mmm, gratiskan?"
"Ya iya lah gratis, emang aku tukang ojek apa harus bayar", jawabnya sdikit kesal
"Hahaha, ya udah ayo", jawabku sambil tertawa senang melihat ekspresi wajahnya.

Sesampainya di toko buku Ricky langsung menuju jejeran novel, sementara aku mengikuti dibelakangnya, matanya terus mancari sampai matanya berhenti pada satu titik, dia mengambil buku itu dan membaca sinopsisnya, aku hanya berdiri memperhatikan sikapnya.
"Kamu suka baca novel?", tanyaku membuka pembicaraan
"iya, kadang-kadang kalo lagi g ada kerjaan, kamu g suka ya?"
"Dulu suka sih, cuma sekarang aja jadi jarang baca"
Dia hanya tersenyum dan terus melanjutkan konsentrasinya mencari diantara jejeran novel.
Setelah dia berhasil menemukan novel yang dia cari, kami langsung pulang. Sesampainya dirumah
"mm, makasih ya udah anter jemput aku"
"iya sama-sama, makasih juga udah nemenin ke toko buku", jawabnya sambil tersenyum
"kamu g masuk dulu?", ajak ku
"Nggak, kapan-kapan aja ya"
"ohh ya udah kapan-kapan ya"
"Eh, na nih buat kamu", ucapnya sambil menyodorkan sebuah novel
"Ini novel apa ky?"
"kamu baca dulu aja, mudah-mudahan novel ini bisa bikin kamu ngerasa lebih baik"
"Oh, ya udah nanti aku baca ya,"
"oke, aku pulang dulu ya"
"Iya hati-hati ya"

Sepulangnya Ricky aku putuskan untuk mandi, setelah mandi aku ambil novel yang diberikan oleh Ricky, kubaca covernya "Kutemukan Dirinya di Dunianya yang Sepi", begitu membaca covernya aku bisa nebak isi novel ini, ini pasti tentang seseorang yang bisa membuat orang yang dicintainya bangkit dari keterpurukan.
"Oke aku baca novel ini, siapa takut", pikirku dalam hati.

Tak kusadari jam sudah menunjukkan jam 10 malam sejak selesai mandi tadi aku terpaku membaca novel itu, awalnya biasa saja tapi lama kelamaan aku merasa seseorang yang dunianya sepi dinovel itu adalah aku, semakin aku membaca novel ini semakin enggan aku berhenti membaca, aku harus beresin baca novel ini secepatnya.
Akhirnya aku sampai dihalaman terakhir saat tokoh Fay datang kembali dan menjadikan Remi calon istrinya. Selesaaii ucapku dalam hati....

Setelah membaca novel aku putuskan untuk tidur, sayangnya mata ini enggan untuk terpejam, membaca novel itu seolah kembali ke masalalu dan masa sekarang, tapi bukan masa depan, mungkin belum...

Kuambil tasku yang sedari pulang baksos tadi belum kubereskan, aku mulai mencari benda itu, akhirnya kutemukan sebuah kalung dengan liontin beruang, liontin kesayanganku, liontin yang sangat istimewa dari seseorang yang sangat istimewa pula, tapi sekarang orang itu sangat mengecewakan, mungkin dia sangat pantas dibenci, tapi aku tak pernah bisa membencinya, tak pernah bisa me....
Tiba-tiba saja lamunanku buyar karena telfon genggamku bergetar di sampingku, langsung kuambil benda itu dan ku lihat tulisan dilayarnya.

"Ricky"
Lalu kuangkat telfon nya.
"Halo ky"
"Hai na, lagi apa?"
"Lagi tiduran aja, knapa?"
"gak apa-apa kok, belum tidur na'?"
"belum ky, kamu knapa blum tidur??"
"belum bisa tidur aja, oh ya kamu udah baca novelnya?"
" udah ky, udah beres malah"
"kamu gak apa-apa kan?"
"ngga apa-apa kok, emang kenapa ky?"
"Ah g apa-apa kok na, o ya besok ada acara nggak?"
"g ada, emang kenapa?"
"ikut aku yuk, ada yang mau aku tunjukin sama kamu"
"mmm, jam brapa?"
"jam 10 gimana?"
"boleh deh, tapi mau nunjukin apa sih?"
"nanti kamu liat sendiri aja ya na"
"ya udah, sampai besok ya, aku mau tidur nih ngantuk"
"Iya, nice dream ya"
"iya nice dream too"
Langsung kututup telfonnya,
"apa sih yang mau ditunjukin?? kenapa g ngomong sekarang aja coba?? aneh...!!", ucapku dalam hati.

Kemudian kuputuskan untuk tidur.

Pagi ini aku udah siap dan nungguin Ricky dateng, jam 10 kurang 10 menit dia nyampe dirumahku
"Pagi na"
"Pagi ky, ayo masuk... udah sarapan?"
"Udah kok na', oh ya orang rumah kamu kemana?"
"Ada kok, mau dipanggilin?"

"Ehh, ada tamu", tiba-tiba mama muncul dari dalam rumah sebelum aku panggil.
"Iya tante, kenalin nama saya Ricky"
"iya nak Ricky, saya mama nya Luna, mau jalan-jalan ya?"
"Iya tante, boleh kan saya ajak luna jalan?"
"Boleh kok, ya udah kalian ngobrol dulu ya tante mau masuk dulu masih ada kerjaan"
"Iya tante, makasih"
Setelah itu mama langsung masuk kedalam.
"Ayo berangkat sekarang kan?", tanyaku
"Eh iya na, ayo kita berangkat"


Kami langsung melaju ke tempat yang Ricky maksud.
Sebuah danau yang indah, di hiasi rimbun pepohonan, disalah satu sisi danau itu kulihat ada seorang wanita yang duduk dikursi roda didekatnya ada seorang wanita separuhbaya sepertinya wanita separuhbaya itu adalah pembantunya, kearah wanita itulah kini Ricky berjalan, aku mengikutinya dari belakang.

Sesampainya ditempat wanita itu
"Bi', gimana?", tanya Ricky kepada wanita separuhbaya itu.
Wanita itu hanya menggeleng, kemudian Ricky mendekati wanita yang duduk dikursi roda, dia berjongkok didepan wanita itu.
"Kak, pulang yuk kakak udah dari tadi loh disini, anginnya dingin disini nanti kakak sakit", perempuan itu hanya diam tanpa menoleh sedikitpun.
"Ayo dong kak, kakak nanti sakit, kan kasihan sama mas Leo disana kalo kk kya gini terus kak, mas Leo pasti sedih", ucapnya lagi.

Setelah dia mengatakan itu, tiba-tiba tubuh wanita itu berguncang, tangisnya meledak Ricky langsung memeluk wanita itu, menenangkannya dari tangisnya.
"Sekarang kakak sama bi' Wati pulang ya", kata Ricky setelah wanita itu lebih tenang.
Wanita itu hanya mengangguk dan kemudian pulang dengan didorong oleh pembantunya.

Aku diam, terdiam lebih tepatnya, aku masih belum mengerti apa sebenarnya yang menimpa wanita itu, kenapa dia menjadi sangat rapuh.

Tiba-tiba aku tersadar dan kaget karena seseorang menyentuh bahu ku.
"Maaf na, abis dari tadi aku manggil-manggil g dijawab sih", ucap Ricky
"Ya, gak apa-apa kok ky.. Oh ya yang tadi itu siapa ky?", tanyaku
"Oh itu kakak ku na, udah 5tahun dia kya gitu"
"Sejak kapan dia kya gitu?"
"Ya sejak 5 tahun yang lalu tepatnya saat calon suaminya yang besok akan resmi menjadi suaminya mengalami kecelakaan pesawat dan sitemukan tewas, semenjak itulah kakak g pernah mau bangkit dari keterpurukannya, g mau makan, g mau ngapa-ngapain dy cuma duduk dan menatap kosong pada satu titik",
"Apa g ada yang bisa bikin kakak kamu bangkit ky??, kasian kan kalo dia kya gitu terus",
"Bisa aja sebenernya na', kalo dia mau ngebuka hatinya buat orang lain".

Aku terdiam mendengar penjelasan Ricky, aku teringat dengan kata-kata Dion sepupuku dihari Ulang Tahunku. Apa iya aku harus membuka hati buat orang lain?? tapi siapa?? tanyaku dalam hati.
"apa g ada cara lain ky?", tanyaku lagi
"g ada na, aku rasa cuma itu caranya, selain itu kamu juga rajin sholat, sholat bisa bikin kamu lebih tenang na, n kamu bisa berdo'a buat ngedapetin yang lebih baik, ya kan?", tanyanya
"mmm... iya sih ky"
"ehh, kamu kok nanya masalah kya gini? kamu knapa na'?"
"gak apa-apa kok ky"
"Udah jawab aja na"

Setelah beberapa saat berfikir, aku putuskan untuk bicara walaw berat.
"Iya ky, aku ini g bisa bangkit dari keterpurukan, aku terus aja nutup hati aku buat orang lain"
"udah na' kamu g perlu terusin cerita kamu, aku udah tau kok semua tentang kamu", ucapnya sambil tersenyum
"ehh, kamu tau dari mana?, tanyaku kebingungan
"Dion, dia itu temen satu tim basket aku di club"

Dalam hati kukutuki Dion yang telah memberi tahu masalahku pada orang lain.
"kamu g apa-apa kan na?, tanya Ricky lagi
"Aku gak apa-apa kok, kamu kenapa nanyain masalah pribadi aku sama Dion?", jawabku dengan nada agak kesal.

"Aku suka sama kamu na', waktu pertama kali kita kemah mapala, tapi kamu selalu aja nutup diri kamu dari aku, dari cowo lain juga, aku janji na aku pasti bisa bikin kamu bangkit, aku pasti bikin kamu bahagia, tolong kasih aku kesempatan na, selama ini aku terus coba deketin kamu, tapi kamu selalu menghindar, aku g pernah nyerah aku terus deketin kamu, aku terus cari informasi tentang kamu sampai aku ketemu Dion", katanya pelan.

"Nggak kamu g bisa, buktinya kamu g bisa bikin kakak kamu lebih baik, kamu g akan bisa bikin aku ngebuka hati aku buat orang lain, kamu g akan bisa bikin aku bangkit, kamu g akan bisa", jawabku sedikit berteriak.

"Aku bisa, buktinya aku bisa ngajakin kamu jalan, aku bisa anter jemput kamu, sementara selama ini banyak cowo lain yang ngajakin kamu jalan tapi g satu pun yang bisa, semuanya kamu tolak, tapi aku bisa, hari ini buktinya, hari ini kamu ada disini karena aku yang ngajakin kamu kesini na, please na buka hati kamu, aku janji g akan nyakitin kamu dan g akan ninggalin kamu sampai kapanpun, izinin aku buat nyembuhin luka dihati kamu, kasih aku kesempatan na. Masalah kakak aku aku g bisa bikin dia bangkit kalo dia sendiri g mau bangkit dari keterpurukannya. Aku bisa bikin kamu bangkit na asal kamu mau bangkit dari semua keterpurukan kamu", ucapnya pelan

Aku hanya diam, sedikit terguncang, karena tanpa kusadari aku telah merobohkan benteng yang selama ini kubangun untuk hatiku sendiri, kakiku mulai g kuat menahan berat tubuhku, aku terduduk disini, dibawah pohon ini, tanpa kusadari air mataku mulai tumpah, semakin lama semakin deras.
Sedangkan Ricky duduk disebelahku, menggenggam tanganku, menenangkan tangisku.
"na, aku sayang sama kamu, aku janji g ada ninggalin kamu, aku g akan nyaktin kamu", ucapnya pelan ditelingaku.

Aku hanya mengangguk, dia terus memelukku dan menenangkanku.
Dan kini kugantungkan haparanku kepadanya, kepada orang yang telah mampu menghancurkan benteng hatiku yang selama ini ku bangun dengan susah payah.

Wednesday, 25 January 2012

Game Buatan Anak Bangsa yang Nyindir DPR

Hari ini aku jalan-jalan muterin blog tetangga, dan pas di blog Lets Us Study
aku nemu posting menarik tentang game terbaru buatan anak bangsa yang
nyindir renovasi toilet di gedung DPR.

Game ini bercerita tentang seseorang yang bernama Tiktok,
Tiktok berusaha membantu memberi sumbangan renovasi toilet
yang biayanya mencapai milyaran, pekerjaan Tiktok adalah 
mengawasi setiap peserta rapat, jangan sampai tertidur.... 
ayo mainkan gamenya... tabok peserta rapat yang tidur...... 







Ayo bantuin si Titok buat nabok peserta rapat yang tidur, dengan klik disini

Tuesday, 24 January 2012

Izinkan Aku Sendiri

Aku duduk disini, ditempat ini, sendiri disini
tak ada yang menemani
ah, lagi pula aku tak butuh siapapun untuk menemaniku saat ini,
aku hanya ingin sendiri,

kadang kesendirian itu menakutkan,
tapi tidak bagiku, kesendirian mampu membuatku berfikir lebih jernih,
kesendirian mampu membuat ku memahami
apa yang sebenarnya sedang terjadi,
kesendirian mampu membuatku lebih kuat
dalam menghadapi masalah yang datang

dan entah mengapa sekarang aku lebih menyukai kesendirian ini,
aku slalu menolak ajakan temanku untuk hang out
menolak ajakan teman untuk berkumpul,
entah kenapa??
padahal dulu hang out dan berkumpul bersama teman adalah hal yang paling kusukai, disana aku bisa tertawa lepas, menangis bersama, tersenyum bersama, menghadapi masalah bersama....

tapi semakin lama aku semakin merasa semua ini semakin membuatku rapuh,
membuatku tak mampu hidup mandiri tanpa teman,
aku bukan tak menghargai kalian teman,
hanya saja aku sedang ingin sendiri saat ini,
belajar untuk hidup sendiri lebih tepatnya...


sadar g sih kalian kalau nanti kita belum tentu akan terus bersama dengan orang yang menjadi teman atau pasangan kita saat ini...

cepat atau lambat perpisahan itu pasti terjadi kawan...

aku hanya sedang bersiap diri untuk menghadapi itu, agar nanti aku tak terpuruk seperti saat ku kehilangannya..

sabarlah kawan, nanti ku pasti kan kembali
kembali bersama-sama kalian,
tertawa bersama kalian,
menangis bersama kalian,
berbagi bersama kalian...

tapi sekarang aku ingin sendiri,
sendiri menghadapi semuanya..
menghadapi masalah hatiku ini..
bukan ku tak mau berbagi kawan..

kurasa ini harus kuselesaikan sendiri,
maka izinkan aku untuk menyendiri saat ini :)

Monday, 23 January 2012

Kerinduanku


Hari ini secara g sengaja aku dapet fotonya yang diselip dalam buku catatanku,

Aku masih ingat bagaimana saat aku masih bersamanya,
hari dimana setiap detik dan menit akan selalu indah dan menyenangkan.
masih teringat jelas senyumnya, tawanya, bahkan setiap omelannya saat dia sedang marah karena kelakuanku yang gak pernah nurut.

Ku akui aku merindukannya,
bukan hanya detik ini tapi setiap detik semenjak aku kehilangannya.
Kehilangan senyumnya, tawanya bahkan omelannya.

Aku merindukan setiap detik bersamanya,
Setiap detik saat berada disampingnya,
saat mendengar gelak tawanya, saat berada dipeluknya,
saat mendengarkan semua masalahnya,
saat aku mengucapkan selamat ulang tahun padanya yang dia sendiripun lupa, selalu lupa... :')

Aku terpuruk disini, didalam kesendirianku saat ini,
aku bukan tak pernah berusaha untuk mencari penggantinya,
semua itu sudah kulakukan,
tapi  tak pernah bisa kutemui orang yang bisa menggantikannya dihatiku,
Aku tau aku EGOIS, aku hanya inginkan orang sepertinya,
aku hanya inginkan dirinya...


Tuesday, 17 January 2012

Karena Kau Tulang Rusukku

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut.

Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih?

Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.


Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?

Raka : Kamu dong?

Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?

Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku!


Tertulis bahwa Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa (baca Hawa Tercipta saat Adam Tidur). Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."


Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain.


Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, "Kamu nggak cinta lagi sama aku!"


Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, "Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!"


Tiba-tiba Dara menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar.


Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali.


Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi.

Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing."


Lima tahun berlalu...


Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara.

Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula.

Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya.


Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.


Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.


Raka : Apa kabar?

Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?

Raka : Belum.

Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.

Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.

Dara tersenyum manis, lalu berlalu.

"Good bye...."


Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, meninggal. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.


"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"

Hawa Tercipta Saat Adam Tidur

Dikatakan bahwa seorang laki-laki jika kesakitan, maka dia akan membenci,
sebaliknya wanita, saat dia kesakitan, maka semakin bertambah sayang dan cintanya.


Seandainya Hawa diciptakan dari Adam ‘allaihisallam saat Adam terjaga, pastilah Adam akan merasakan sakit keluarnya Hawa dari sulbinya, hingga dia akan membenci Hawa.

Akan tetapi Hawa diciptakan dari Adam saat dia tertidur,
agar Adam tidak merasakan sakit, dan tidak membenci Hawa.

Sementara seorang wanita akan melahirkan dalam keadaan terjaga, dia melihat kematian ada di hadapannya, akan tetapi semakin bertambah sayang
dan cintanya kepada anak yang dilahirkannya, bahkan dia akan menebusnya dengan kehidupannya.



Sesungguhnya Allah Subhanahu Wata’ala menciptakan Hawa dari tulang rusuk bengkok yang tugasnya adalah melindungi qalbu (jantung, hati nurani).

Oleh karena itu, tugas Hawa adalah menjaga qalbu.
Oleh karena itu pula, Hawa diciptakan dari tempat yang nantinya akan berinteraksi dengannya.

Sementara Adam diciptakan dari tanah, karena dia akan berinteraksi dengan tanah, dia akan menjadi petani, tukang batu, tukang besi, dan tukang kayu.


Adapun seorang wanita, maka dia akan berinteraksi dengan perasaan,
dengan hati; dia akan menjadi seorang ibu yang penuh kasih,
seorang saudari yang penyayang, seorang putri yang manja, dan seorang istri yang penurut.


Kedokteran modern telah menetapkan bahwa seandainya bukan karena tulang rusuk tersebut pastilah pukulan yang paling ringan yang diberikan kepada jantung akan menyebabkannya rusak dan menuju kepada kematian.

Maka Allah menciptakan tulang rusuk tersebut untuk menjaga qalbu.
Kemudian Dia menjadikannya bengkok untuk melindungi qalbu dari sisi yang kedua.

Oleh karena itu, wajib bagi Hawa untuk berbangga karena dia diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok.

Dan wajib bagi Adam untuk tidak berusaha meluruskan tulang yang bengkok tersebut, dikarenakan dia, sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wasallam,

jika seorang laki-laki berusaha meluruskan yang bengkok tersebut dengan serta merta, maka dia akan mematahkannya.


Yang dimaksud dengan kebengkokan tersebut adalah perasaan yang ada pada diri seorang wanita yang mengalahkan perasaan seorang laki-laki.


Maka wahai Adam, janganlah merendahkan perasaan Hawa,
dia memang diciptakan seperti itu; dia adalah separuh bagian dari masyarakat sosial yang membangun separuh yang lain.

Sekalipun demikian, hampir seorang wanita shalihah bisa menjadi keseluruhan masyarakat sosial tersebut.

Monday, 16 January 2012

Kenalan Yuk

Kali ini gue bingung mau mulai darimana, jujur aja gue bingung mau ngomong ada lagi setelah semua yang gue tulis n semua inspirasi yang udah gue salurin dengan indah hilang gitu aja.

sepertinya kesabaran gue emang lagi diuji hari ini, pertama gue harus kehilangan inspirasi gue gara-gara tetangga gue dangdutan pagi-pagi, kedua disaat tetangga gue udah nggak dangdutan lagi gue putusin buat nulis, awalnya berjalan lancar, tapi waktu gue udah mau nutup tulisan gue, gue malah salah pencet n semua tulisan gue keapus tanpa bisa di undo atau Ctrl+Z.

Hati gue hancur berkeping-keping melihat itu semua terjadi (lebay).

Daripada gue ngomel-ngomel g jelas karena kebodohan gue sendiri mending gue ngenalin diri gue sendiri ama pembaca coretan gak penting gue ini.

Nama gue Dewi Irma, kalian boleh manggil gue dewi, wie, iwed, asal jangan panggil gue irma karna jujur aja gue agak risih dipanggil dengan nama itu, rasanya seperti kembali ke masa-masa sekolah saat semua guru-guru d sekolah gue manggil gue irma, padahal udah jelas nama depan gue dewi, emang ini di Jepang atau China apa nama marga jadi nama panggilan resmi??, lagian itu bukan marga, di keluarga gue g ada marga-margaan.

Oke lanjut, sekarang gue kuliah di salah satu universitas swasta di pulau kecil ini, gue ambil jurusan Administrasi Negara.

Umur gue sekarang masih 20tahun (masih lumayan unyu-unyu kan? :D)

Seperti yang gue bilang tadi gue tinggal di sebuah pulau kecil dengan pantai yang indah, dan hamparan permadani pasir putih bersih serta susunan bebatuan granit raksasa manjadi ciri khas pantai disini, namanya pulau Belitung, tepat nya di Tanjungpandan.

Indah kan??

Mungkin ada diantara kalian yang pernah baca novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata atau film Laskar Pelangi baik serial maupun layar lebar, Belitung atau Belitong adalah pulau dimana cerita Laskar Pelangi itu terjadi.




Gue ini orangnya gimana ya?? yang pasti sih gue bukan bidadari apa lagi cantik, yahh gue emang gak cantik tapi gue manis hahaha (seenggaknya sekarang kalian tau kalo gue narsis)


Untuk lebih jelas, kalian boleh nyimak coretan-coretan gue berikutnya atau boleh di add, follow atau circle akun fb, twitter n Google+ gue, nanti kalian tau sendiri siapa dan gimana gue sebenarnya.

Oh ya gue juga minta maaf kalo seandainya ditulisan kali ini gue pake kata-kata yg kurang sopan, ini cuma supaya kalian yang baca coretan gue ini juga lebih nyantai bacanya, kan coretan gue ini gue bikin buat have fun aja.
Bukan buat suatu hal yang formal, ada waktunya dimana waktu formal n mana waktu santai, ya kan??
masa iya gue yg masih muda ini kenalan ama kalian yng juga masih muda dengan bahasa-bahasa formal, yang ada ntar kalian mikir kalo gue ini sok formal atau apalah itu namanya. :D

Kya'a segini dulu deh ya coretan dari gue kali ini.

Pokoknya Keep Writing ya!! :D